SANTA CLAUS ????
Siapa yang tidak kenal Santa Claus? Sosok ini bukan hanya dikenal baik oleh umat Kristiani namun oleh sebagian besar manusia di muka bumi ini. siapa sih sebenarnya dia?
Santa Claus berasal dari kisah lama tentang seorang Santo Kristiani bernama Nikolas dan dari dewa Norwegia yang bernama Odin. Lahir sekitar 280 M Patara tidak jauh dari Myra (Demre) di negara Turki. Ayahnya adalah orang Arab yang bernama Epifanius sedangkan ibunya bernama Nonna. Nikolas adalah seorang uskup yang memberikan hadiah kepada orang-orang miskin. Walaupun Sinterklas merupakan gambaran dari seorang uskup gereja Katolik, Paus tidak yakin akan kebenarannya karena pada kenyataannya lebih banyak dongeng atau khayalan yang dibuat mengenai Sinterklas, bahkan juga tercampur dengan berbagai kepercayaan dan budaya. Pada 1970 Vatikan menghapus dan mencoret nama Sinterklas dari daftar orang-orang suci, tetapi karena banyaknya protes yang berdatangan, akhirnya Vatikan memberikan kelonggaran dan kebebasan untuk memilih apakah Sinterklas termasuk orang suci atau bukan diserahkan kepada diri masing-masing, tetapi secara resmi Sinterklas bukan termasuk orang yang dianggap suci lagi.
Paus Paulus VI memerintahkan agar sisa mayat dari Sinterklas dipindahkan saja dari Italia ke Amerika. Dengan demikian diharapkan orang Eropa akan bisa lebih cepat melupakan Sinterklas. Tepatnya pada 5 Desember 1972 sisa dari mayat Sinterklas sudah dipindahkan ke gereja Saint Nicolhas - Flushing - di New York
Para imigran membawa Bapa Natal atau Santo Nikolas ke Amerika Serikat. Namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus, dari nama Belanda untuk Bapa Natal abad ke-empat, Sinter Claas. Sekalipun asalnya dari mitologi Norwegia sebelum ajaran Kristen, Santa Claus baru menjadi tokoh yang kita kenal sekarang di Amerika Serikat. Orang Amerika memberikannya janggut berwarna putih, mendandaninya dengan baju merah dan menjadikannya seorang tua yang riang dengan pipi yang merah dan sinar di matanya. Santa Claus adalah tokoh mitos yang dikatakan tinggal di Kutub Utara, di mana beliau membuat mainan sepanjang tahun. Santa Claus dan Sinter Claas itu agak berlainan dari segi pakaian maupun poster tubuh. Santa Claus adalah ciptaan dari manajer hubungan masyarakat - Coca Cola, walaupun asal-usulnya dari Sinter Claas juga. Untuk meningkatkan penjualan dari Coca Cola, mereka menciptakan Santa Claus sebagai reklame yang figur mereka. Karena orang Amerika tidak mau disebut rasis maka dari itu untuk Santa Claus di AS tidak boleh ada Zwarte Piet pembantunya yang berkulit hitam.
Tokoh Santa kemudian menjadi bagian penting dari tradisi Natal di dunia barat dan juga di Amerika Latin, Jepang dan bagian lain di Asia Timur.
Di Tiongkok juga ada Sinterklas yang lebih lazim dipanggil sebagai Dun Che Lao Ren, yang berarti Kakek Natal.
konon pada malam natal Santa Claus akan datang dengan mengendarai kereta salju yang ditarik oleh rusa-rusa jantan, membagi-bagikan hadiah natal kepada anak-anak yang berkelakuan baik. Dalam bahasa lain juga dikenal dengan nama Santa Klaus, Santo Nikolas, Santo Nick, Bapak Natal, Kris Kringle, Santy, atau Santa. dia akan masuk ke rumah-rumah umat Kristen melalu cerobong asap dan meninggalkan hadiah natal di kaus kaki yang sudah disediakan pemilik rumah di dinding cerobong asap.
PENGARUH SANTA CLAUS TERHADAP KRISTEN
Sebenarnya hubungan Santa Claus dengan natal tidak ada sama sekali. Santa Claus hanyalah mitos dan sosok yang di karang dan dilebih-lebihkan oleh manusia. Tapi sekarang Santa Claus dan yang berbau Santa Claus malah lebih mendominasi dalam perayaan natal orang Kristen. dikhawatirkan anak-anak akan melupakan sosok Yesus itu sendiri dan lebih menyenangi Santa Claus. Hal ini justru tidak diinginkan. oleh sebabnya bagi para orangtua diharapkan lebih mengoptimalkan pengenalan Yesus dari pada Santa Claus. Dan lebih baik lagi kalau natal dibersihkan dari Santa Claus.
Cerita Santa Claus sebetulnya nggak salah jika ditempatkan pada situasi dan kondisi yang tepat. misalnya meniru sifatnya yang suka membantu orang yang sedang kesusahan. Namun menjadi salah jika sosok tersebut menjadi lebih tenar dari Yesus Kristus yang seharusnya kita yakini sebagai juruslamat.
Siapa yang tidak kenal Santa Claus? Sosok ini bukan hanya dikenal baik oleh umat Kristiani namun oleh sebagian besar manusia di muka bumi ini. siapa sih sebenarnya dia?
Santa Claus berasal dari kisah lama tentang seorang Santo Kristiani bernama Nikolas dan dari dewa Norwegia yang bernama Odin. Lahir sekitar 280 M Patara tidak jauh dari Myra (Demre) di negara Turki. Ayahnya adalah orang Arab yang bernama Epifanius sedangkan ibunya bernama Nonna. Nikolas adalah seorang uskup yang memberikan hadiah kepada orang-orang miskin. Walaupun Sinterklas merupakan gambaran dari seorang uskup gereja Katolik, Paus tidak yakin akan kebenarannya karena pada kenyataannya lebih banyak dongeng atau khayalan yang dibuat mengenai Sinterklas, bahkan juga tercampur dengan berbagai kepercayaan dan budaya. Pada 1970 Vatikan menghapus dan mencoret nama Sinterklas dari daftar orang-orang suci, tetapi karena banyaknya protes yang berdatangan, akhirnya Vatikan memberikan kelonggaran dan kebebasan untuk memilih apakah Sinterklas termasuk orang suci atau bukan diserahkan kepada diri masing-masing, tetapi secara resmi Sinterklas bukan termasuk orang yang dianggap suci lagi.Paus Paulus VI memerintahkan agar sisa mayat dari Sinterklas dipindahkan saja dari Italia ke Amerika. Dengan demikian diharapkan orang Eropa akan bisa lebih cepat melupakan Sinterklas. Tepatnya pada 5 Desember 1972 sisa dari mayat Sinterklas sudah dipindahkan ke gereja Saint Nicolhas - Flushing - di New York
Para imigran membawa Bapa Natal atau Santo Nikolas ke Amerika Serikat. Namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus, dari nama Belanda untuk Bapa Natal abad ke-empat, Sinter Claas. Sekalipun asalnya dari mitologi Norwegia sebelum ajaran Kristen, Santa Claus baru menjadi tokoh yang kita kenal sekarang di Amerika Serikat. Orang Amerika memberikannya janggut berwarna putih, mendandaninya dengan baju merah dan menjadikannya seorang tua yang riang dengan pipi yang merah dan sinar di matanya. Santa Claus adalah tokoh mitos yang dikatakan tinggal di Kutub Utara, di mana beliau membuat mainan sepanjang tahun. Santa Claus dan Sinter Claas itu agak berlainan dari segi pakaian maupun poster tubuh. Santa Claus adalah ciptaan dari manajer hubungan masyarakat - Coca Cola, walaupun asal-usulnya dari Sinter Claas juga. Untuk meningkatkan penjualan dari Coca Cola, mereka menciptakan Santa Claus sebagai reklame yang figur mereka. Karena orang Amerika tidak mau disebut rasis maka dari itu untuk Santa Claus di AS tidak boleh ada Zwarte Piet pembantunya yang berkulit hitam.Tokoh Santa kemudian menjadi bagian penting dari tradisi Natal di dunia barat dan juga di Amerika Latin, Jepang dan bagian lain di Asia Timur.
Di Tiongkok juga ada Sinterklas yang lebih lazim dipanggil sebagai Dun Che Lao Ren, yang berarti Kakek Natal.
konon pada malam natal Santa Claus akan datang dengan mengendarai kereta salju yang ditarik oleh rusa-rusa jantan, membagi-bagikan hadiah natal kepada anak-anak yang berkelakuan baik. Dalam bahasa lain juga dikenal dengan nama Santa Klaus, Santo Nikolas, Santo Nick, Bapak Natal, Kris Kringle, Santy, atau Santa. dia akan masuk ke rumah-rumah umat Kristen melalu cerobong asap dan meninggalkan hadiah natal di kaus kaki yang sudah disediakan pemilik rumah di dinding cerobong asap.
Tidak heran kalau anak-anak sangat suka dengan sosok Santa Claus. Siapa yang tidak suka hadiah? Para orangtua sering membawa-bawa nama Santa Claus jika anak-anaknya nakal. dan biasanya ini manjur untuk membuat anak tidak berbuat nakal. Pada malam natal, anak-anak akan menggantung kaus kaki sebagai tempat hadiah. anak-anak yang masih polos percaya kalau hadiah yang mereka dapati pagi-paginya adalah hadiah dari Santa Claus. Tapi sebetulnya itu adalah kerjaan dari orangtua mereka.
Saking tenarnya, setiap Natal, ribuan surat dikirimkan ke Santa Claus dan berhasil sampai di Kutub Utara (Alaska). Kota kecil dengan penduduk sekitar 1.778 orang tersebut mengiklankan kode pos mereka sebagai kode pos Santa Klaus. kini suasana di Kutub Utara selalu seperti bulan natal. Permen berupa tongkat bergaris mengiringi lampu yang bergerak di sepanjang tempat-tempat pesta seperti St Nicholas Drive, Snowman Lane dan Kris kringle Drive.
Saking tenarnya, setiap Natal, ribuan surat dikirimkan ke Santa Claus dan berhasil sampai di Kutub Utara (Alaska). Kota kecil dengan penduduk sekitar 1.778 orang tersebut mengiklankan kode pos mereka sebagai kode pos Santa Klaus. kini suasana di Kutub Utara selalu seperti bulan natal. Permen berupa tongkat bergaris mengiringi lampu yang bergerak di sepanjang tempat-tempat pesta seperti St Nicholas Drive, Snowman Lane dan Kris kringle Drive.
PENGARUH SANTA CLAUS TERHADAP KRISTEN
Sebenarnya hubungan Santa Claus dengan natal tidak ada sama sekali. Santa Claus hanyalah mitos dan sosok yang di karang dan dilebih-lebihkan oleh manusia. Tapi sekarang Santa Claus dan yang berbau Santa Claus malah lebih mendominasi dalam perayaan natal orang Kristen. dikhawatirkan anak-anak akan melupakan sosok Yesus itu sendiri dan lebih menyenangi Santa Claus. Hal ini justru tidak diinginkan. oleh sebabnya bagi para orangtua diharapkan lebih mengoptimalkan pengenalan Yesus dari pada Santa Claus. Dan lebih baik lagi kalau natal dibersihkan dari Santa Claus.Cerita Santa Claus sebetulnya nggak salah jika ditempatkan pada situasi dan kondisi yang tepat. misalnya meniru sifatnya yang suka membantu orang yang sedang kesusahan. Namun menjadi salah jika sosok tersebut menjadi lebih tenar dari Yesus Kristus yang seharusnya kita yakini sebagai juruslamat.

